Skip to main content

Tips Memulai Bisnis Katering Makanan

Bisnis katering makanan Jika Anda amati, permintaan terhadap katering terus mengalami peningkatan. Hal ini dipicu semakin meningkatnya jumlah rumah tangga yang memilikin pendapatan tinggi, acara perusahaan, dan pesta pernikahan.
Banyak sekali perusahaan yang memilih layanan katering untuk melayani makan siang, dan acara-acara lainnya. Gaya hidup yang seperti ini ternyata dapat memberikan peluang bagi perkembangan bisnis katering itu sendiri.
cara mulai usaha katering
ilustrasi bisnis catering
Bisnis katering menawarkan kesempatan dengan modal awal yang lebih rendah jika dibandingkan dengan ketika Anda memutuskan untuk membuka sebuah restoran. Biaya dari bisnis katering ini sangat bergantung pada menu makanan apa saja yang Anda masukkan ke dalam dapur.

Trik supaya Anda dapat menekan biaya awal, bisnis katering ini bisa Anda mulai dengan cara menyewa perlengkapan memasak terlebih dahulu. Jika keuangan sudah dirasa setabil, baru Anda dapat membeli berbagai macam peralatan sendiri.
Dengan cara menyewa peralatan, fasilitas serta perlengkapan terlebih dahulu, Anda bisa memanfaatkan waktu beberapa bulan pertama untuk digunakan membangun reputasi terlebih dahulu.

Selain itu waktu ini juga bisa Anda manfaatkan untuk mengembangkan modal terlebih dahulu, perluasan serta evaluasi terhadap bisnis katering yang sedang Anda jalankan.

Cara memulai Bisnis Katering


1.Menentukan jenis katering makanan
Ada berbagai macam jenis usaha katering, seperti berikut ini :
  • Katering Rumahan :  Usaha katering yang melayani pesanan sampai dengan 100 orang. Meliputi rantangan untuk rumah tangga, pesanan prasmanan untuk arisan/pengajian, pesanan nasi boks untuk 20-100 porsi, dan pesanan nasi tumpeng.
  • Katering makanan anak : yaitu katering makan pagi/siang untuk Anak sekolah. Biasanya disajikan dalam rantang/tromol makan khusus anak-anak. Selain itu ada juga yang namanya katering makanan sehat dan katering makanan bayi.
  • Katering Kantoran: yaitu rantangan karyawan kantor, nasi boks atau prasmanan untuk perayaan/syukuran di kantor.
  • Katering Acara Khusus / Hajatan : Seperti pernikahan dan perayaan. Umumnya menggunakan sistem prasmanan, tetapi kadang ditambah pula dengan pesanan nasi boks, tumpeng dan Bakso 
2. Menyiapkan modal yang dibutuhkan
  • Peralatan memasak. Untuk memasak 100 porsi misalnya, bisa dikerjakan dengan peralatan memasak yang ada dalam rumah tangga sehingga tidak perlu terburu-buru menanam modal hanya untuk membeli peralatan baru.
  • Ruangan / dapur. Untuk katering rumahan, ruangan khusus tidak perlu disiapkan. Namun sebaiknya tata dapur Anda sedemikian rupa untuk memudahkan pekerjaan dan tambahkan rak-rak khusus untuk tempat perlengkapan memasak.
  • Rak khusus untuk bumbu-bumbu dapur. Kalau perlu beri label pada tempat masing-masing bumbu untuk memudahkan proses memasak.
  • Keuangan. Sebagai pemula dalam Usaha katering,  biasanya Anda belum boleh berutang alias masih memakai modal sendiri. Modal yang Anda perlukan untuk berbelanja bahan makanan. Estimasi biaya yang diperlukan sekitar 500 ribu – 2 juta rupiah. Tergantung banyaknya pesanan katering yang anda kerjakan. Cobalah dengan skala kecil hingga besar.
3. Keterampilan yang harus dimiliki
  • Aneka masakan dan variasinya. Memasak untuk katering memang urusan selera, tetapi tetap ada standart tersendiri yang harus dikuasai. Bedakan standar ini dengan pesaing anda.
  • Anda harus pintar mengelola bahan-bahan makanan dan penggunaannya agar tidak boros dan terhindar dari kerugian.
  • Membina hubungan dengan siapa saja, bahkan dengan pesaing atau sesama pengusaha katering. Anda juga harus tahu harga yang ditetapkan pengusaha katering lainnya agar bisa menentukan harga yang pas.
  • Perhatikan cara memasak dan menyimpan hasil masakan dengan baik. Hal ini sangat penting untuk menghindari masakan menjadi basi/bau akibat penanganan atau penyimpanan yang salah.
  • Teknik berbelanja dan memilih bahan makanan agar perhitungan biaya
  • Informasi tempat berbelanja bahan makanan yang berkualitas baik dengan harga miring.Terkadang perlu sumber dari beberapa tempat untuk mendapatkan bahan makanan yang baik. Misalnya, untuk sayuran segar dan murah sebaiknya Anda beli di pasar A, tetapi untuk daging sapi lebih baik dibeli di pasar B. Membeli daging ayam dan sapi ada yang menggunakan pesan-antar.
  • Informasi tempat persewaan peralatan katering makanan dan penyajian (pemanas, pemanas sup,pyrex) yang lengkap dan murah. Lebih baik Anda tahu lebih dari satu tempat persewaan untuk menghindari kekosongan barang pada saat-saat ramai.
  • Agar berhasil menjalankan bisnis katering makanan dibutuhkan bakat dan semangat dalam memasak hidangan yang lezat. Anda harus memiliki perencanaan dan menjadi manajer yang luar biasa. Anda harus sangat terorganisir, namun cukup fleksibel ketika menghadapi perubahan di menit-menit terakhir.
Beberapa jenis katering makanan sekarang menawarkan pesanan online mulai dari makanan pembuka sampai makanan penutup dengan pemberitahuan minimal 48 jam.

Anda tidak perlu pendidikan atau pelatihan khusus untuk menjadi pengusaha katering yang sukses. Namun, Anda dapat mengambil beberapa kursus di lembaga kuliner atau sekolah kejuruan yang secara signifikan dapat membantu meningkatkan kualitas penyajian makanan Anda.

Keberhasilan Anda akan langsung berhubungan dengan perencanaan dan penerapan dari rencana tersebut. Memahami apa yang diinginkan klien dan memberikan apa yang mereka inginkan melalui layananan yang memuaskan.

Demikian sedikit Tips Memulai Bisnis Katering Makanan, Bila bermanfaat mohon follow ke twitter kami untuk mendapatkan

Tips seputar bisnis lainnya seperti Sukses jadi pengusaha Bakso yang bisa Anda mulai sekarang

Sumber: Powerhomebiz.com & Marketing.co.id

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar